Apa itu Search Engine Optimization?

Search Engine Optimization

Tegal Web – Search Engine Opitimization atau biassa di singkat SEO adalah teknik untuk membuat dan meningkatkan website agar masuk ke halaman pertama Google dengan kata kunci tertentu dan meningkatkan pengunjung ke website secara organik.

Search Engine Optimization terbagi dalam 2 hal yaitu SEO On Pages dan SEO Off Pages, semuanya saling berkaitan supaya mendapatkan hasil pencarian yang relevan dari mesin pencari google.

Apa Itu SEO On Page?

SEO on page adalah praktik optimasi SEO yang dilakukan pada konten yang diterbitkan. Langkah optimasi on page SEO fokus pada faktor-faktor yang ada dalam konten. Secara sederhana, on page SEO dapat diartikan sebagai langkah optimasi meningkatkan kualitas konten agar mudah dibaca dan dipahami pembaca website atau blog.

Tidak hanya itu, on page SEO yang dioptimasi dengan baik juga akan memudahkan mesin pencari untuk memahami konteks konten dan relevansi website Anda dengan kata kunci yang dicari.

Cara Optimasi SEO On Page untuk Website dan Blog

Setidaknya terdapat 15 cara optimasi on page SEO yang perlu Anda lakukan. Dari mengubah permalink menjadi sederhana hingga mengganti pengaturan link menjadi open in new tab. Apa saja langkah-langkahnya? Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Gunakan Permalink Sederhana

Permalink sederhana merupakan salah satu indikator utama SEO 2019. Permalink yang sederhana akan memudahkan mesin pencari untuk mengenali topik yang Anda bahas. Idealnya permalink cukup mengandung focus keyword yang Anda targetkan saja.

Misalnya, Anda menargetkan kata kunci jam tangan pria. Permalink yang ideal untuk konten tersebut adalah seperti ini:

www.websiteanda.com/jam-tangan-pria 

Sayangnya, WordPress secara default membuat permalink Anda seperti ini:

www.websiteanda.com/2019/05/judulartikel

Jadi Anda perlu mengubahnya secara mandiri. Tenang, cara mengubah struktur permalink ini cukup mudah. Anda hanya perlu membuka dashboard WordPress lalu klik Settings > Permalink. Setelah itu, pilih struktur permalink Post Name dan klik Save.

Selesai! Kini struktur permalink website Anda sudah jadi sederhana dan mudah dikenali Google.

2. Buat Judul Konten yang Menarik

Ketika orang-orang mencari sebuah kata kunci di Google, mereka hanya bisa melihat judul dan deskripsi singkat konten Anda di hasil pencarian. Jadi Anda perlu membuat judul semenarik mungkin agar orang langsung tertarik membaca konten Anda.

Anda bisa menambahkan angka atau kata sifat untuk membuat judul konten lebih menarik. Menurut Content Marketing Institute, judul dengan angka menghasilkan performa 45 persen lebih baik dibanding judul tanpa angka. Sebagai contoh:

  • 50 Template Blog Keren dan SEO Friendly
  • Bagaimana Cara Membuat Website dari Nol? Cek Panduan Ini!
  • Cara Menghasilkan Uang dari Blog dalam 6 Langkah

Walaupun begitu, tidak semua konten Anda cocok untuk menggunakan angka pada judulnya. Tentu Anda tidak harus saklek selalu menggunakan angka dalam judul. Ada banyak variasi judul lainnya yang juga bisa menarik perhatian pembaca.

3. Tambahkan Gambar atau Video

Konten yang berisi teks saja tentu sangat membosankan bagi pembaca. Selain membosankan, konten tanpa media visual apa pun juga akan melelahkan untuk dibaca. Jadi pastikan untuk menambahkan setidaknya satu atau dua gambar pada setiap konten Anda.

4. Optimasi Gambar

Di poin ketiga, kami merekomendasikan untuk menambahkan gambar di konten Anda. Agar gambar yang Anda tambahkan bisa meningkatkan kualitas SEO on page, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

Pertama, pastikan ukuran gambar tidak terlalu besar. Gambar berukuran besar hanya akan memperlambat loading website. Oleh karena itu, Anda perlu memperkecil ukuran gambar. Setidaknya ukuran satu gambar tidak lebih dari 100KB.

Anda bisa memanfaatkan layanan kompres gambar seperti TinyPNG, ILoveIMG, Trimage, Kraken, dan OptiPNG. Layanan-layanan tersebut akan membantu Anda mengecilkan ukuran gambar tanpa mengurangi kualitasnya.

Kedua, berikan nama file sesuai dengan focus keyword yang Anda targetkan. Nama file yang sesuai dengan focus keyword bisa membantu gambar tersebut untuk muncul di Google Image Search.

Ketiga, ubah alt text sesuai focus keyword. Alt text atau alternative text berfungsi untuk membantu Google mengidentifikasi topik yang Anda bahas di konten. Selain itu, alt text yang tepat juga memudahkan gambar untuk muncul di hasil pencarian gambar.

Untuk mengubah alt text, klik gambar kemudian di samping kanan Anda akan melihat pengaturan seperti ini. Ubah alt text sesuai focus keyword yang Anda targetkan. Jika ada beberapa gambar di sebuah konten, Anda bisa memodifikasi alt text dengan keyword turunan atau LSI-nya.

5. Manfaatkan Heading dan Subheading

cara menulis artikel heading
Manfaatkan Heading dan Sub Heading

Untuk memudahkan pengunjung dalam membaca konten, Anda perlu membuat struktur konten yang jelas dan mudah dipahami. Salah satu cara membuat struktur konten yang mudah dipahami adalah dengan memanfaatkan heading dan subheading.

Heading dan subheading berfungsi untuk memecah artikel Anda menjadi beberapa bagian. Sederhananya, heading dan subheading adalah bab dan subbab seperti di buku. Dengan adanya heading dan subheading, pembaca akan lebih mudah menemukan poin-poin penting yang mereka butuhkan.

Selain itu, heading dan subheading juga membantu mesin pencari untuk memahami konten Anda. Heading memudahkan search engine bot untuk melakukan crawling di konten dan melihatnya sebagai pokok bahasan konten.

WordPress menyediakan Heading 1 sampai Heading 6. Heading 1 biasanya sudah otomatis digunakan judul. Jadi yang bisa Anda manfaatkan selanjutnya adalah Heading 2 sampai Heading 6. Namun, biasanya Anda hanya memerlukan sampai Heading 4. Di setiap heading tersebut, sebaiknya masukkan focus keyword atau turunannya.

6. Letakkan Focus Keyword di 100 Kata Pertama

Selain judul, paragraf pertama juga harus memberikan kesan pertama yang baik pada pembaca. Anda harus to the point mengenai apa yang akan Anda sampaikan di konten tersebut. Jadi sebaiknya, letakkan focus keyword di 100 kata pertama jika memungkinkan.

Walaupun begitu, tidak semua focus keyword cocok untuk diletakkan pada 100 kata pertama. Jika memang tidak memungkinkan, Anda tidak perlu memaksakan untuk meletakkan focus keyword di paragraf pertama. Dengan catatan, Anda membuat paragraf pertama yang menarik dan jelas sehingga pembaca langsung tahu apa yang akan Anda bahas di artikel tersebut.

7. Gunakan Tema Responsif (Mobile Friendly)

Yang dimaksud dengan tema responsif adalah tema yang kompatibel dengan perangkat apa pun. Baik dibuka di perangkat desktop, tablet, maupun perangkat mobile, website Anda tetap berjalan dengan baik dan responsif.

Sayangnya tidak semua tema WordPress responsif. Jadi Anda harus teliti sebelum memilih tema untuk website Anda. Pastikan tema yang Anda pilih responsif di semua perangkat, terutama perangkat mobile.

Terlebih lagi, Google kini telah menerapkan mobile first indexing yang menuntut pemilik website untuk membuat website yang mobile friendly. Dengan Google Mobile First Index, kini Google menilai performa website melalui website versi mobile. Jika website versi mobile Anda menghasilkan performa yang buruk, kemungkinan besar akan berpengaruh buruk pada kualitas SEO website keseluruhan.

8. Sisipkan Outbound Link

Ketika membuat konten, usahakan setidaknya ada satu link ke website lain atau outbound link. Namun, bukan website asal-asalan, ya. Pastikan website yang Anda jadikan sumber rujukan punya reputasi yang baik.

Outbound link berfungsi untuk menunjukkan bahwa konten yang Anda buat punya sumber yang kredibel. Dengan link yang mengarah ke sumber rujukan yang sesuai, konten Anda juga dianggap punya topik yang sama dengan website rujukan tersebut.

9. Maksimalkan Internal Link

Tidak hanya outbound link, Anda juga perlu memaksimalkan internal link. Internal link adalah link yang mengarah ke konten lain di website Anda. Jenis tautan ini penting untuk memudahkan pembaca berpindah dari satu konten ke konten lainnya di website Anda.

Selain itu, internal link juga membantu mesin pencari untuk memahami konteks dan hubungan antar halaman dalam website. Google mengutamakan website yang kontennya saling berhubungan. Dan melalui internal link, Anda bisa menunjukkan keterhubungan antar konten di website Anda.

10. Tingkatkan Kecepatan Website

Loading website lambat hanya akan membuat pengunjung frustasi lalu meninggalkan website Anda. Semakin banyak yang meninggalkan website Anda, semakin tinggi pula bounce rate-nya. Bounce rate yang tinggi tentu akan berpengaruh buruk pada kualitas SEO Anda.

Jika kecepatan loading website Anda masih di atas 5 detik, Anda harus mulai waspada. Sebab menurut riset Google, 53 persen pengunjung meninggalkan website yang loading-nya lebih dari 3 detik.

Apa yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan website? Ada banyak langkah yang diperlukan untuk mempercepat loading website.

11. Gunakan LSI Keyword

Anda memang perlu mengulang focus keyword beberapa kali dalam satu konten. Namun, bukan berarti Anda bisa mengulangnya secara berlebihan. Mengulang kata kunci secara berlebihan hanya akan membuat Google menganggap konten Anda sebagai spam.

Untuk menyiasatinya, Anda bisa memanfaatkan LSI keyword. LSI keyword adalah kata kunci yang masih punya makna mirip dengan keyword yang Anda targetkan.

Mengapa Anda perlu menggunakan LSI keyword? Karena kata kunci yang diberikan keyword tool biasanya adalah hasil penyeragaman dari beberapa kata kunci yang mirip. Akibatnya variasi kata kunci yang diberikan terbatas.

Padahal tidak semua orang menggunakan satu kunci yang sama persis. Realitanya orang-orang menggunakan berbagai variasi kata kunci untuk mencari sebuah topik. Nah, variasi kata kunci itulah yang disebut dengan LSI keyword. Untuk menemukan LSI keyword, Anda bisa menggunakan layanan seperti LSIGraph atau LSIKeywords

12. Tambahkan Tombol Share Media Sosial

Walaupun share di media sosial tidak berpengaruh secara langsung ke kualitas SEO, Anda tidak bisa mengabaikannya. Media sosial bisa membantu Anda menjangkau dan membangun audiens baru di berbagai platform.

Apalagi masyarakat Indonesia dikenal aktif di media sosial. Berdasarkan penelitian APJII 2017, 87 persen pengguna internet Indonesia memanfaatkan internet untuk membuka media sosial. Harapannya pembaca Anda akan membagikan konten Anda ke teman-teman dan followers-nya di media sosial.

Agar pembaca bisa membagikan konten dengan mudah, Anda perlu menambahkan tombol share di semua konten website Anda. Dengan begitu, mereka hanya perlu menekan tombol share dan otomatis berbagi konten di media sosial pilihannya.

Untuk menambahkan tombol share di media sosial, Anda bisa menggunakan bantuan plugin. Terdapat banyak plugin media sosial yang bisa Anda pilih.

13. Perhatikan Panjang Konten

Jumlah kata dalam konten juga menjadi salah satu indikator SEO on page yang perlu Anda perhatikan.

Tidak ada angka pasti berapa jumlah kata yang harus ada dalam konten. Sebab penentuan jumlah kata selalu berbeda tergantung kata kunci yang ditargetkan dan konten kompetitor. Bisa saja Anda perlu membuat konten 800 kata untuk keyword A, sedangkan untuk keyword B, Anda harus membuat konten 2000 kata.

Anda perlu mengukur berapa panjang konten yang harus Anda buat. Caranya adalah dengan melihat jumlah kata konten kompetitor. Setidaknya lihat jumlah kata konten yang ada di peringkat tiga teratas hasil pencarian. Setelah itu, buat konten yang jumlah katanya sama atau lebih dari kompetitor.

14. Pastikan Buat Konten Berkualitas dan Solutif

Selain jumlah kata, hal lain yang harus diperhatikan ketika membuat konten adalah kualitasnya itu sendiri. Tanpa kualitas yang baik, sebanyak apa pun jumlah kata yang Anda tuliskan, akan sulit untuk memenangkan persaingan di hasil pencarian Google.

Seperti apa konten yang berkualitas?

Konten harus menjawab pertanyaan pembaca. Ketika mereka mengetikkan sebuah kata kunci di mesin pencari, yang mereka harapkan adalah jawaban. Jadi pastikan untuk memberikan informasi yang relevan sesuai kebutuhan pencari.

15. Atur Link Jadi Open in New Tab

Mungkin membuka link di tab baru terlihat sepele, tapi bisa meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung website Anda. Bayangkan, jika ada tiga atau empat link di satu artikel, pembaca perlu menekan tombol back berulang kali untuk kembali ke konten pertama. Selain melelahkan bagi pembaca, membuka link di tab yang sama juga dikhawatirkan akan meningkatkan bounce rate.

Sayangnya, WordPress secara otomatis mengatur pembaca untuk membuka link di tab yang sama. Jadi Anda perlu mengubah pengaturan ini secara mandiri. Tak perlu khawatir karena caranya sangat mudah.

Anda bisa memodifikasi pengaturan link menjadi open in new tab  di editor WordPress seperti ini:

1. Klik Link Setting

2. Pilih Open in New Tab

Kekurangan dari cara di atas adalah Anda perlu memodifikasi pengaturan link setiap memasukkan link di konten.

 

Apa itu off-page SEO?

Dalam SEO, istilah off-page optimization mengacu pada faktor faktor yang tidak berhubungan dengan halaman website Anda. Jika on-page SEO berhubungan dengan website seperti internal links, konten, dan keywords, off-page berhubungan dengan link building atau back linking.

Untuk meraih tujuan penggunaan SEO, tidak cukup hanya dengan peduli pada website dan brand Anda. Anda juga harus berusaha meningkatkan reputasi yang baik sehingga calon pelanggan berkeinginan untuk mengunjungi dan mempelajari lebih jauh mengenai website dan bisnis Anda.

Apa perbedaan off-page SEO dan on-page SEO?

Saat mengevaluasi sebuah situs, mesin pencari akan melihat dari on-page (hal-hal mengenai website Anda) dan off-page (seberapa populer website Anda).

Sederhananya, kategori peringkat Anda ditentukan oleh faktor on-page dan seberapa tinggi peringkat Anda dalam mesin pencari ditentukan oleh faktor off-page.

Dalam on-page SEO, tips yang biasanya diberikan adalah mengenai kecepatan loading halaman, konten, kualitas konten, eksternal links, judul serta deskripsi, dan lainnya. Sedangkan dalam off-page, Anda akan diberikan tips mengenai link buildingsocial media marketing, dan social bookmarking.

Mengapa off-page SEO penting?

Saat seseorang mencari informasi mengenai sebuah brand, mereka biasanya sudah punya pendapat sendiri berdasarkan review, komentar dari teman dan keluarga, atau kenalan di dunia maya, serta informasi apapun yang mereka bisa dapatkan baik online maupun offline.

Off-page SEO pada dasarnya memberi tahu mesin pencari seperti Google bagaimana pendapat pengunjung mengenai website Anda yang dapat membantu website Anda menjadi website otoritas dengan meningkatkan visibilitas. Teknik ini juga membuat pengunjung menyebut brand Anda dan menautkannya ke konten website Anda.

Namun, banyak yang berpikir bahwa ­off-page SEO hanyalah link building. Padahal ada beberapa cara lain dalam mengoptimalkan penggunaan off-page SEO.

Metode kuno off-page SEO

  1. Promosi Melalui Forum

Meskipun tidak merugikan namun metode ini memakan waktu yang banyak. Anda diminta untuk menyebutkan brand Anda di berbagai forum yang sesuai dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Lebih baik Anda menghabiskan waktu untuk meningkatkan hal penting lainnya dalam bisnis Anda.

  1. Memasukkan Website dalam Mesin Pencari

Cara ini menjadi cara yang dulu umum digunakan untuk memastikan website Anda muncul dalam pencarian Google dan Bing. Namun, dengan semakin sulitnya algoritma mesin pencari, cara ini dianggap tidak lagi memberikan hasil.

  1. Direktori Artikel

Membuat konten untuk direktori artikel juga menjadi salah satu cara lama yang umum dilakukan dalam pemasaran konten. Namun kenyataannya kebanyakan orang tidak membaca website direktori ini karena artikelnya tidak berkualitas dan berisi hal-hal yang tidak relevan.

Saat Google Panda muncul, website direktori ini merupakan kategori website pertama yang mengalami penurunan trafiic yang signifikan.

  1. Website Direktori

Ini merupakan cara yang dulunya dianggap ampuh namun kini website ini dianggap tidak berguna. Website ini jarang dikunjungi karena Google kini telah menggantikan kegunaan website direktori dengan waktu pencarian yang lebih cepat.

  1. Social Bookmarking

Mengikuti forum sosial media seperti Reddit dan StumbleUpon akan memberikan hasil yang baik jika brand Anda menjadi viral, namun kesempatan ini sangat sulit untuk didapatkan. Hal ini disebabkan website seperti ini di perbaharui dengan cepat sehingga jika Anda mengunggah sesuatu, postingan Anda bisa hilang keesokan harinya.

  1. Penggunaan Sosial Media yang Berlebihan

Mungkin menurut Anda semakin banyak sosial media yang Anda miliki semakin besar kemungkinan untuk meningkatkan traffic. Banyak sosial media yang tidak berkaitan dengan bisnis Anda. Anda memerlukan jaringan sosial yang berkaitan untuk membantu promosi yang baik.

Fokuslah pada beberapa sosial media yang sesuai dengan bisnis Anda sehingga Anda bisa berkonsentrasi dengan pengikut Anda di sosial media tersebut.

Metode baru off-page SEO

  1. Link Building

Metode ini merupakan metode off-page yang paling populer dan efektif. Pada dasarnya saat Anda memberikan link eksternal dalam konten Anda, Anda berusaha mengumpulkan votes sebanyak mungkin untuk menaikkan peringkat dan mengungguli kompetitor Anda.

Serupa dengan konten, pastikan Anda mendapatkan backlinks yang berkualitas. Backlinks yang banyak namun tidak berkualitas tidak lebih baik dibandingkan sedikit backlinks namun dari link yang berkualitas. Ada beberapa faktor yang menentukan kualitas sebuah link:

  • Website yang terpercaya
  • Konteks yang relevan dengan isi konten Anda
  • Popularitas dari backlinks
  • Teks untuk link harus mendeskripsikan konten dari link target dalam beberapa kata
  • Link natural dan bukan berbentuk seperti javascript

Lalu bagaimana cara mendapatkan link ini? Natural link merupakan link yang paling disukai oleh mesin pencari. Natural link berarti website Anda disukai oleh pemilik website lain dan memberikan link menuju website Anda karena sesuai dengan isi konten mereka.

Mendapatkan natural link memang tidaklah mudah. Cara terbaik adalah dengan mengunggah konten yang berkualitas yang layak dijadikan backlink di website mereka. Jika Anda menggunakan cara-cara lama yang hanya mementingkan kuantitas, bersiaplah untuk terkena penalti dari Google.

Ada satu cara lain dalam melakukan link building yaitu guest posting di mana Anda menulis di blog lain atau sebaliknya. Namun, ada baiknya Anda melakukan ini tidak hanya untuk mendapatkan link dan jangan melakukannya terlalu sering.

Aturan penggunaan link building berubah setiap waktu dan mesin pencari pun berusaha menghindari penggunaan cara yang salah. Namun, jika Anda menerapkan strategi yang baik tujuan penggunaan link building akan tercapai.

  1. Social Media

Hampir semua orang memiliki social media. Selain untuk bersosialisasi dan bersenang-senang, ini juga bisa digunakan untuk off-page SEO. Ini adalah cara yang baik untuk meningkatkan traffic. Meskipun link yang Anda temukan di social media biasanya adalah no-follow links, bukan berarti link tersebut tidak berharga. Mempromosikan brand Anda di jejaring sosial dapat membantu menaikkan traffic yang cukup signifikan.

Semakin banyak orang menemukan profil Anda, semakin besar kesempatan mereka mengunjungi website Anda. Social media bisa menjadi link ekstra yang mengarahkan calon pengunjung ke website melalui profil Anda.

  1. Local SEO

Dengan semakin meningkatnya penggunaan smartphone dan koneksi internet yang semakin baik, metode Local SEO juga semakin populer.

Meskipun terlihat serupa dengan SEO biasanya, kedua SEO ini sangat berbeda di mana Local SEO berfokus pada memberikan hasil yang berkaitan berdasarkan lokasi pengguna saat itu.

Untuk menggunakan Local SEO, gunakan Google Places for Business Page dan lengkapi semua informasi yang dibutuhkan serta sinkronisasi dengan akun Google+ Anda. Google baru-baru ini menyatakan bahwa 87% orang menggunakan ponsel mereka dalam perjalanan. Selain itu, 95% pengguna ponsel mencari informasi lokal melalui ponsel mereka.

Faktor off-page SEO

Berikut adalah beberapa faktor penting yang membantu metode off-page SEO dan menaikkan peringkat halaman Anda:

  1. Inbound Links

Dalam menaikkan peringkat website Anda di mesin pencari, biasanya adalah dengan melihat banyaknya link yang ditujukan ke website Anda.

Penggunaan hyperlink yang ditujukan ke website Anda dihitung sebagai suara dukungan bagi website Anda. Semakin banyak link menuju website Anda, semakin banyak suara dukungan Anda di mata Google dan beberapa mesin pencari lainnya.

Ada baiknya pula jika link tersebut berasal dari berbagai domain berbeda.

  1. Anchor Text

Anchor text merupakan teks yang dijadikan hyperlink. Dalam meangaplikasikan off-page SEO, ada baiknya Anda memberi keyword yang sesuai untuk link tersebut yang membantu mesin pencari untuk mengidentifikasi mengenai website Anda dan mengetahui keyword yang akan diberi peringkat.

Pastikan anchor text yang digunakan menggambarkan isi konten dari link yang diberikan. Gunakan juga anchor text yang bervariasi yang lebih disukai oleh algoritma terbaru dari Google.

  1. Kualitas Link

Tidak semua link memiliki nilai yang sama. Link dari blog populer tidak akan sama nilainya dengan link dari blog pemula.

Website yang biasanya dikategorikan sebagai website yang terpercaya biasanya merupakan:

  • Website dengan domain .edu atau .gov
  • Authority website yang merupakan website besar yang selalu muncul berdasarkan keyword Anda
  • Website yang sudah ada sejak lama
  • Website yang sesuai dengan topik konten Anda

Penggunaan beberapa link berkualitas tinggi dari situs yang termasuk kategori di atas lebih disukai dibandingkan memiliki 100 link tidak berkualitas.

  1. Kecepatan Link Building

Kecepatan link building juga menjadi salah satu faktor penting dalam ­off-page SEO. Namun, link building yang terlalu cepat juga akan dianggap tidak wajar oleh mesin pencari dan bisa berakibat penalti (terutama jika website Anda masih tergolong baru).

Mesin pencari bisa mengetahui kecepatan link building yang baik, sehingga mendapatkan 1.000 link berkualitas rendah dalam satu hari ketika website Anda hanya berumur kurang dari sebulan tidak terlihat wajar.

Selama Anda tidak menggunakan alat otomatis yang menjanjikan ribuan link dalam satu waktu, Anda tidak perlu terlalu khawatir.

Alat off-page SEO

Untuk mempermudah Anda, kini telah banyak bermunculan alat-alat yang membantu mengoptimalkan metode off-page SEO Anda. Berikut beberapa alat yang bisa Anda gunakan:

  1. Google AdWords

Banyak orang menganggap bahwa Google AdWords merupakan alat paling bermanfaat untuk off-page SEO. Fitur yang ditawarkan antara lain: meningkatkan jumlah pelanggan, mendapatkan hasil yang cepat dan mudah dimengerti, peningkatan traffic yang berkualitas, memberi informasi mengenai pasar, dan pencarian keyword. Google AdWords merupakan alat pemasaran yang memberikan kesempatan untuk mengonversi pengunjung menjadi pelanggan dan menjadi leadsbisnis Anda. Alat ini juga mudah digunakan, terjangkau, dan memiliki relevansi maksimal.

  1. Ahrefs

Alat ini berguna untuk berbagai hal karena Ahrefs memiliki database backlink yang besar dan membantu Anda mengetahui segala hal mengenai website Anda dan kompetitor. Anda akan dapat mengetahui bagaimana cara mengungguli peringkat pesaing Anda. Fitur yang ditawarkan seperti: melacak backlink Anda, menemukan kata kunci yang paling relevan, mengetahui informasi pesaing Anda, dan menganalisis strategi mereka.

  1. Majestic

Majestic juga merupakan salah satu alat terbaik untuk SEO. Alat ini juga dikenal sebagai alat backlink paling canggih. Database nya dianggap memiliki informasi mesin pencari yang paling rinci. Fitur yang ditawarkan antara lain: SEO untuk professional, media analytics, alat pengusaha, perbandingan dengan pesaing, menjelajahi domain secara rinci.

  1. Moz

Layanan yang diberikan oleh Moz sangat lengkap yang menawarkan data traffic yang unik. Dengan menggunakan Moz, Anda akan bisa fokus pada strategi yang Anda miliki sehingga memungkinkan Anda mudah ditemukan di antara miliaran pencarian yang dilakukan setiap harinya. Fitur yang ditawarkan oleh Moz antara lain: open site explorer, melacak kampanye pemasaran Anda, meneliti peluang sebuah kata kunci, dan melacak kesalahan penjelajahan.

Seimbangkan penggunaan off-page dan on-page SEO

Biasanya para ahli SEO menghabiskan waktu lebih banyak untuk off-page SEO dibandingkan on-pageSEO.

Namun, seberapa besar pun usaha yang Anda lakukan untuk off-page SEO, tanpa on-page SEO yang baik maka usaha Anda akan menjadi tidak maksimal.

Suatu website yang terlihat tidak terpercaya dari awal Anda membukanya tentu tidak akan membuat Anda mau memberikan backlinks menuju website tersebut. Website dengan desain yang sederhana namun menarik, bersih dari kesalahan penulisan akan lebih memungkinkan untuk mendapatkan backlink dari website-website besar dan terpercaya seperti Forbes.

Meskipun Anda memiliki link yang banyak, hal ini akan sia-sia jika pengunjung yang awalnya tertarik dengan review website Anda melihat website Anda yang terlihat tidak professional dan terpercaya. Semakin banyak orang membaca atau melihat konten Anda, semakin besar potensial Anda mendapatkan link atau citation.

Semakin banyak Anda mendapatkan citation dan link, semakin baik off-page SEO Anda.

Oleh karena itu, maksimalkan metode on-page SEO Anda sebelum Anda mulai menggunakan metode off-page SEO.

Kesimpulan

Dalam dunia SEO, ada dua metode penting yang harus dilakukan secara seimbang untuk mendapatkan hasil yang optimal; on-page dan off-page SEO.

Off-page memang sangat penting dalam meningkatkan popularitas dan reputasi website Anda namun metode nya tidak hanya dengan link building.

Meskipun mendapatkan link menjadi faktor utama (baik sekarang dan di masa depan), perlu diingat bahwa ini hanyalah satu faktor di antar 200+ faktor lainnya dalam algoritma Google.

Selain itu, link building bukan lagi suatu proses linear di mana Anda terus menerus membangun link. Anda juga harus menggunakan strategi untuk mendapatkan link secara alami. Disinilah on-page SEO berperan penting di mana konten yang berkualitas yang berisi penjelasan rinci akan menarik lebih banyak pembaca dan membuat konten Anda menjadi konten yang layak dijadikan backlink. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *